RSS

Minggu Pagi

19 Agu

Mari kita sedikit merenung dengan apa yang terjadi pada awal hari ini.

Setidaknya seminggu yang lalu diawali sms dari adiknya yang menanyakan apakah aku jejaring disana atau tidak. Sehari berikutnya sms nya pun sampai dengan pertanyaan yang sama. Tidak ada jawaban yang pasti yang aku dapat saat bertanya alasan untuk pertanyaan itu. entah kenapa langsung kutelpon dan ku buat jadwal. Aneh untuk mengiyakan ajakan tanpa alasan. Khayalan liar mulai memenuhi ruang di kepala ini.

Ditunggui di depan rumah sakit menjadi awalnya. Serius benar sampai menunggu di depan rumah sakit. Tapi sudahlah. lanjut mengikutinya menuju istana kecilnya. Berharap rantai motor tidak lepas sekarang. Sampai didepan rumahnya bokapnya langsung menyapa dan membukakan pintu. Entah apa yang ada di dalam pikirannya. Kalau aku jadi beliau pasti semua gambaran burukku akan ada. Siapa coba yang juari pagi-pagi bertamu datang bersama anaknya. Melali. Hanya hal itu alasan yang aku pegang.

Masuk ke istana kecilnya diantar nyokapnya menambah fantasi liar di otakku. Pria macam apa yang dibawa anaknya. Aku juga berpikir, aku harus menemukan alasan yang lebih baik dari pada melali.

Namun sampai akhir, alasan yang ku miliki untuk ke rumah itu adalah melali.

Terima kasih…

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 19 Agustus 2012 in Jejak selangkah

 

Tag:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: